Wednesday, 18 November 2015

Museum Perjuangan Jogja

Sejarah didirikannya museum perjuangan ini pada awalnya sebenarnya dalam rangka peringatan setengah abad kebangkitan nasional, di Yogyakarta pada tahun 1958 telah dibentuk sebuah panitia yang diberi nama "Panitia Setengah Abad Kebangkitan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta". Panitia tersebut diketuai oleh Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan beranggotakan kepala-kepala jawatan, wakil-wakil dari kalangan militer dan polisi, pemimpin-pemimpin partai dan organisasi dari segala aliran dan keyakinan yang tergabung dalam Panitia Persatuan Nasional (PPN), kaum cerdik cendekiawan dan karya.

Pada tanggal 20 Mei 1958, di halaman Gedung Agung, Yogyakarta diadakan upacara peringatan setengah abad kebangkitan nasional. Selain itu juga dilakukan rangkaian kegiatan antara lain kerja bakti, gerakan menambah hasil bumi, mengumpulkan bingkisan untuk dikirim kepada kesatuan-kesatuan yang sedang berjuang menumpas pemberontakan, serta mengadakan ziarah ke makam para pahlawan nasional. Meski demikian, panitia merasa ada sesuatu yang kurang. Oleh karena itulah muncul gagasan Sri Sultan Hamengkubuwono IX selaku ketua Panitia Setengah Abad Kebangkitan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengadakan suatu peninggalan kepada generasi mendatang.


0 comments:

Post a Comment