Sejarah didirikannya museum perjuangan
ini pada awalnya sebenarnya dalam rangka peringatan setengah abad
kebangkitan nasional, di Yogyakarta pada tahun 1958 telah dibentuk
sebuah panitia yang diberi nama "Panitia Setengah Abad Kebangkitan
Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta". Panitia tersebut diketuai oleh Sri
Sultan Hamengkubuwana IX dan beranggotakan kepala-kepala jawatan,
wakil-wakil dari kalangan militer dan polisi, pemimpin-pemimpin partai
dan organisasi dari segala aliran dan keyakinan yang tergabung dalam
Panitia Persatuan Nasional (PPN), kaum cerdik cendekiawan dan karya.
Pada tanggal 20 Mei 1958, di halaman
Gedung Agung, Yogyakarta diadakan upacara peringatan setengah abad
kebangkitan nasional. Selain itu juga dilakukan rangkaian kegiatan
antara lain kerja bakti, gerakan menambah hasil bumi, mengumpulkan
bingkisan untuk dikirim kepada kesatuan-kesatuan yang sedang berjuang
menumpas pemberontakan, serta mengadakan ziarah ke makam para pahlawan
nasional. Meski demikian, panitia merasa ada sesuatu yang kurang. Oleh
karena itulah muncul gagasan Sri Sultan Hamengkubuwono IX selaku ketua
Panitia Setengah Abad Kebangkitan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta
untuk mengadakan suatu peninggalan kepada generasi mendatang.
Sumber Wisatajawa.com




0 comments:
Post a Comment