Thursday, 5 November 2015

Kendaraan Tradisional Malioboro

Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg khas jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para Seniman-seniman-seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim dan lain-lain disepanjang jalan ini.

Andong by wisatajawa.com

Berkunjung ke Malioboro tanpa mencoba ke ramahan alat-alat transportasi tradisionalnya serasa adalah hal yang kurang untuk di lakukan ketika sedang berkunjung ke kota pelajar ini. Kalau mau keliling kota Jogja, ada beberapa jenis alat transportasi tradional yang seakan menjadi bagian yang tak bisa di pisahkan dari kota Yogya Khususnya Malioboro ,seperti misalnya adalah andong.

Andong adalah kendaraan yang memanfaatkan tenaga kuda. Di luar Jogja, sering juga disebut sebagai bendi, delman ataupun sado. Andong pada dasarnya mirip dengan kereta-kereta yang dipakai para bangsawan pada masa lalu ataupun keluarga kerajaan.

Namun ada pula becak yang memanfaatkan keluguan wisatawan yang mungkin belum begitu paham tentang ongkos becak di Yogyakarta untuk meraup lebih banyak ongkos dari para wisatawan tersebut. Sekedar saran , tawarlah ongkos becak tersebut jika di rasa terlampau mahal. Tapi dengan catatan tawarlah dengan wajah yang ramah pula , karena sejatinya orang-orang jogja memang sudah tak di pungkiri keramahannya.



0 comments:

Post a Comment