Friday, 27 November 2015

Curug Gedhe

Kesibukan kota Jogja di padu padatnya mobolitas-mobilitas kendaraan yang tak ada henti merupakan hal yang wajar di alami oleh seluruh masyarakat yan tinggal di kota Yogyakarta ini. Tak jarang pula kesibukan-kesibukan itu bisa mendatangkan stress. Jadi sudah tak mengherankan kalau banyak yang selalu ingin melakukan rekreasi atau setidaknya mencari tempat yang nyaman untuk menenenagkan diri. Meng’klik’kanan kemudian refresh seperti layaknya komputer untuk sekedar mengembalikan pikiran dan semangat ketika jenuh dengan keseharian adalah hal yang selalu di inginkan oleh semua orang. Namun sayangnya, biasanya beberapa orang di hadapkan dengan masalah yang klasik bersamaan ketika hasrat petualangannya muncul ,yaitu masalah cost atau beaya. Itulah yang membuat para traveller harus pintar-pintar menentukan destinasi wisata yang awesome namun tetap bersahabat dengan kantong.

curug gedhe by wisatajawa.com

Setelah sekitar 30 menitan menuruni bukit menuju air terjun , pemandangan yang menyejukan mata akan segera terlihat. Air terjun yang tak seberpa tinggi namun masih terlihat sangat alami. Di padu dengan air yang tidak terlalu dingin dan juga bersih membuat tak sabar untuk segera’ambyur’ didalamnya. Mungkin bila di lihat dari sisi bentuk air terjunnya memang tak jauh beda dengan yang lain. Namun curug Gedhe terlihat sangat masih alami dan belum begitu tercampur oleh tangan-tangan komersialisme. Disitulah yang menjadi sisi menariknya.
Apabila sudah puas bermain dengan curug gedhe segeralah lanjutkan perjalanan. Curug talang turba juga tak kalah amazingnya. Setelah kawasan pendakian gunug nglanggeran , luruslah sedkiti saja kira2 300 m dan akan ada plang ‘curug talang turba’. Sama seperti curug si Gedhe tadi , Curug ini tidak memungut beaya , hanya kontribusi utnuk parkir kendaraan saja.

0 comments:

Post a Comment